Selasa, 27 Januari 2015

Persediaan

Persediaan adalah aktiva dalam bentuk barang atau perlengkapan yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan atau barang- barang yang akan dijual kembali. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa cakupan persediaan tardiri dari:
  1. Barang yang tersedia untuk dijual (Goods Available for Sale), merupakan persediaan barang dagang untuk perusahaan dagang dan persediaan barang jadi untuk manufaktur.
  2. Barang dalam proses produksi (work in Process), diebut juga sebagai barang dalam proses.
  3. Barang dalam bentuk bahan baku ataupun bahan penolong yang akan dimasukkan dalam proses produksi yang nantinya akan diproses menjadi barang jadi.
Jenis Persediaan
Perusahaan Dagang, dalam perusahaan dagang persediaan terdiri dari persediaan barang yang tersedia untuk dijual
Perusahaan Manufaktur, dalam perusahaan manufaktur persediaan terdiri dari bahan baku (raw material inventory), barang dalam proses (work in process inventory), Barang Jadi (Finished Good Inventory).

Penentuan Kepemilikan Barang
Penentuan kepemilikan persediaan barang dagang bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:
Berdasarkan perhitungan fisik yang ada di perusahaan, meliputi aktivitas penjumlahan, penimbangan, dan pengukuran jumlah persediaan yang ada.
Barang dalam Proses, dengan melihat syarat pembayaran biaya angkut, jika menggunakan FOB Shipping Point (barang merupakan milik dari pembeli), jika menggunakan FOB Destination Point (barang merupakan milik penjual).

Dokumen Pendukung Pencatatan Persediaan
  • Kartu Persediaan, kartu persediaan digunakan untuk mencatat hasil dari perhitungan fisik persediaan barang di tempat penyimpanan.
  • Daftar Rekapitulasi Perhitungan Fisik, daftar ini dibuat setelah selesai melakukan pengecekan fisik persediaan barang dan tidak terjadi perbedaan yang material.
  • Bukti Memorial, bukti ini dibuat berdasarkan selisih jumlah harga pokok total dalam daftar rekapitulasi perhitungan fisik dengan saldo harga harga pokok persediaan yang terkait menurut kartu persediaan.
Data Mutasi Persediaan Barang
Penambahan Persediaan barang
  • Transaksi pembelian, transaksi ini akan menambah jumlah persediaan barang dagang yang ada di gudang. Bukti transaksi yang digunakan dalam transaksi ini adalah kuitansi/cek/nota kontan untuk pembelian secara tunai dan faktur untuk pembelian secara kredit.
  • Transaksi retur penjualan, retur penjualan merupakan penerimaan kembali barang yang telah dijual karena barang rusak atau tidak sesuai. Bukti transaksi yang digunakan akibat transaksi ini adalah nota kredit.
Pengurangan Persediaan Barang
  • Transaksi Penjualan, penjualan barang dagang akan mengakibatkan berkurangnya jumlah persediaan barang dagang digudang. Bukti transaksi yang ada dalam transaksi ini diantaranya adalah kuitansi/ cek.
  • Transaksi Retur Pembelian, retur pembelian merupakan pengiriman kembali barang yang telah dibeli akibat kerusakan.  Bukti transaksi yang digunakan adalah note debit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar